Peraturan Program Studi.

PRAKTEK KERJA.

Praktek Kerja adalah kerja magang di sebuah perusahaan, instansi, koperasi, proyek, dll tempat kerja yang ditentukan oleh Program Studi Teknik Mesin S-1, atau dipilih oleh mahasiswa tetapi dengan persetujuan Program Studi Teknik Mesin S-1.

Bidang Kerja Praktek

Bidang kerja praktek harus sesuai dengan bidang kompetensi peminatan kajian Teknik Material dan Manufaktur, dan Teknik Konversi Energi yang meliputi kompetensi desain dan analisis Teknik Material dan Manufaktur, dan Teknik Konversi Energi. Mahasiswa dapat mengambil bidang praktek kerja minimal satu bidang kompetensi sesuai minat bidang ilmunya. Pemilihan bidang kerja praktek dikonsultasikan dengan kelompok dosen keahlian.

Ruang Lingkup Kerja Praktek

Kerja Praktek dilaksanakan di perusahaan/pabrik, proyek, dan instansi yang ditentukan Jurusan atau ditentukan oleh mahasiswa dan disetujui oleh Jurusan/Prodi. Setiap surat pengajuan PKN dilengkapi dengan proposal kerja praktek yang dibuat oleh calon praktikan dan mengetahui Ketua Jurusan/Prodi.

  1. Persyaratan Praktek Kerja Nyata
    1. Sudah menyelesaikan minimum 96 Sks dengan IPK ≥ 2.00.
    2. Kegiatan yang dilakukan dalam Praktek Kerja Nyata , harus sesuai dengan konsentrasi bidang ilmu Teknik Material dan Manufaktur, dan Teknik Konversi Energi yang diprogram oleh mahasiswa.
    3. Kegiatan yang akan dilakukan dalam Kerja Praktek sekurang-kurangnya satu bidang keahlian.
    4. Kerja Praktek dilaksanakan dalam jangka waktu ± 1 (satu) bulan.
  2. Prosedur Praktek Kerja Nyata
    1. Sebelum melakukan Kerja Praktek, mahasiswa yang bersangkutan harus mencari objek tempat kerja praktek sesuai dengan kompetensi kelompok bidang ilmu yang diminati, kecuali jika sudah ditentukan oleh Jurusan/Prodi
    2. Surat-menyurat keluar yang berhubungan dengan kerja praktek disetujui oleh Jurusan, dengan dilengkapi proposal praktek kerja.
  3. Pembimbing Kerja Praktek

    Dalam melaksanakan kerja praktek seorang mahasiswa akan mendapat bimbingan dari Dosen pembimbing atau dari perusahaan/instansi (Pembimbing Lapangan) tempat kerja prakteknya, dan penunjukan Dosen pembimbimg dari Jurusan ditetapkan berdasarkan surat keputusan.

  4. Laporan dan Evaluasi Kerja Praktek
    1. Mahasiswa diwajibkan membuat laporan tentang kegiatan selama melaksanakan kerja praktek. Laporan kerja praktek berdasarkan hasil pengamatan/observasi, dokumentasi maupun studi literature yang disusun menjadi laporan yang berbobot sebagai karya ilmiah, sehingga formatnya harus sesuai dengan pedoman penulisan karya ilmiah yang berlaku di Jurusan Teknik Mesi S-1,Fakultas Teknologi Industri ITN Malang. Sampul laporan PKN berwarna merah tua untuk Jurusan Teknik Mesin S-1.
    2. Laporan kerja praktek sebanyak satu eksemplar (asli) diserahkan kepada Jurusan dan satu eksemplar diserahkan keperpustakaan selambat-lambatmya satu bulan setelah kerja praktek selesai dilaksanakan. Bukti sudah selesai PKN jika mahasiswa sudah mendapat surat selesai praktek kerja dari tempat PKN.
    3. Laporan praktek kerja harus dilengkapi sertifikat penilaian dari instansi tempat praktek.
    4. Pelaksanaan evaluasi dilakukan dengan cara menilai laporan PKN yang dipresentasikan mahasiswa dan tanya jawab dari pembimbing. Nilai akhir kerja praktek merupakan hasil gabungan nilai dosen pembimbing Jurusan dan pembimbing lapangan dari perusahaan/instansi di tempat kerja praktek dilakukan.